Kamis, 27 September 2012

Berbeda bahasa, satu rumpun jua

Hari ini training sebenarnya tidak terlalu banyak hal yang bisa diceritakan. Selain bahwa di hari setelah gaji pertama didapatkan, tiga orang trainee mengundurkan diri, entah karena alasan apa. Kalo aku berpikir mungkin saja mereka mendapatkan peluang yang lebih besar di tempat lain, kesempatan untuk mendapatkan balasan yang sesuai dengan kontribusi yang akan mereka berikan. Karena dengan masa training yang cukup panjang ini tentu kami harus sedikit bersabar memberikan kontribusi lebih kepada perusahaan ini.
Selain itu, hari ini kami mendapatkan training dari FFM, FFM sendiri bisa dianggap merupakan kepala perusahaan dari PT. Pundi Kencana, dengan kepemilikan saham 51%. Training hari ini adalah 5S. Untuk penjelasan apa itu 5S mungkin nanti dibahas di tulisan khusus mengenai itu. Karena aku ingin bercerita mengenai kejadian setelah training dari FFM, yaitu dari Factory Manager, Bapak Mustafa, seorang warga negara Malaysia, yang bercerita mengenai banyak hal. Dari Nafsu vs Akal, sampai dengan bahasa Indonesia dan Malaysia yang berbeda-beda, kadang sama, namun bisa pula berbeda jauh.

Rabu, 26 September 2012

Bagaimana aku menerima?

Pernahkah kita mendapatkan tawaran dari seseorang, entah bantuan melakukan pekerjaan, atau berupa benda, dan kita menolaknya? Jika pernah, berarti kita sepakat dalam hal ini.
Kita memiliki ego yang sangat alamiah untuk sebisa mungkin tidak akan merepotkan orang lain, memiliki hutang jasa, hingga kita terbebankan untuk membalasnya suatu saat nanti.

Senin, 24 September 2012

Jika Atas Jika Bawah: Angkaku belum berubah

Katanya roda itu berputar, dan hidup kita pun sama seperti itu, kadang di atas kadang di bawah pula. Dan ada saat dimana kita merasa kita tidak berada di antara keduanya. Tak menguasai, namun jika tak terinjak di bawah.

Senin, 17 September 2012

Perjalanan Spiritual Menemukan Keberadaan Tuhan

Judul Buku : Aku Beriman, maka Aku Bertanya
Penulis       : Jeffrey Lang
Penerbit     : Serambi
Tebal          : 338 + cover


" Aku merasa bergetar ketika membaca ayat ini. Aku bertanya pada diri sendiri: Apakah kau sedang berbicara padaku?"

Minggu, 16 September 2012

Harapan dan Ketakutan


 
Harapan dan ketakutan merupakan dua sisi yang gak bisa dipisahkan dari ku sekarang ini. Harapan dan ketakutan juga yang bukan seiring bergantian untuk menyelimutiku, tapi mereka justru berjalin erat bak merupakan satu kesatuan yang enggan untuk terpisah. Untuk selalu mengingatkanku bahwa tiap hal bisa terjadi kepadaku. Dalam hidupku. Mau tidak mau ketika jalan yang ku lalui menyimpang dari yang seharusnya ku jalani.
Kehidupan ini memang berat, meski jika di flash back keberatan yang ku dapatkan masihlah jauh dari berat yang mungkin pernah kebanyakan orang-orang pernah dapatkan.

Kamis, 13 September 2012

Siapa yang pantas




Siapa yang pantas, yang bisa kuandalkan......

Kutipan lagu di atas mungkin tepatnya untuk menggambarkan apa yang terjadi sekarang ini di ibu kota Jakarta. Rakyat tengah menimbang siapa yang pantas untuk menjadi pemimpin di periode baru ini. Apakah calon incumbent, atau Sang penantang.
Kata menimbang rasanya ingin ditarik dari tulisan di atas, dan diganti dengan kata melotere. Me-lotere, di ambil dari kata lotere yang berarti bentuk perjudian yang melibatkan penarikan banyak hadiah (sumber). Karena tentu saja janji-janji para calon yang membawa mimpi-mimpi manis pada rakyat yang memiliki hak pilih.
Secara pribadi saya ingin membuat penilaian atas kedua calon di atas, dari beberapa track record yang saya ketahui, entah dari media maupun pengalaman pribadi, sebagai seseorang yang telah 4 tahun tinggal di Jakarta, meskipun belum memiliki hak pilih. Rasanya cukup saja memberikan gambaran bagi saudara-saudara yang kebetulan memilih dan  masih bingung untuk melotere siapa.

Kamis, 06 September 2012

Kau yang ku mau

sepertinya, entah aku. mungkin saja kamu yang telah saling salah mengerti. Ketika aku berkata betapa kuatnya ikatanmu terhadapku.
Ku yakin aku telah salah memilih kata untuk menggambarkan itu, aku yakin.
Tapi ku pikir kau mengerti tentu yang kau bayangkan tidak lah mewakili yang ku maksudkan. Kau tau bahwa terlintaspun tidak mungkin pikiran seperti itu.
Aku, mungkin menghabiskan 8 jam waktuku di pabrik di tiap hariku, mungkin menghabiskan 12 hariku selama 2 minggu disini. Tapi selama 24 jam, setiap hariku, sepanjang waktu yang ku jalani. Hanya dirimu yang mengisi relung hatiku.

Selasa, 04 September 2012

Ketika Kau Percaya

Ketika Kau Percaya, seingatku ini adalah judul lagu dari salah satu band di Indonesia, yang saat ini masih eksis namanya, tapi entah kenapa aku gak bisa ngenalin vokalisnya karna yang sekarang ini uda punya rambut.
Ketika Kau Percaya, bukan tentang judulnya yang ingin ku tuliskan disini, bukan karna aku juga uda lupa lagunya gimana. Aku nulis ini karna udah 4 hari aku berada di tanah Cilegon, menjemput ilmu seiring berusaha meniti karir dari bawah. Tapi aku merasa ada jiwa yang masih belum mengikhlaskanku secara utuh. Jiwa yang juga aku tahu begitu sayang padaku. Jiwa yang begitupun aku sangat menyayanginya, serta was-was tentang keadaan dirinya di luar sana. Bahkan sering dalam lamunanku di seling materi yang tengah ku ikuti, aku ingin tahu bagaimana keadaannya. Ingin menyalakan HP yang wajib dimatikan untuk sekedar melihat apakah ada SMS dari dirinya.
Ketika Kau Percaya, kenapa judul ini yang ku pilih?

Minggu, 02 September 2012

Hari Pertama MT

Akhirnya...
Hari yang dinanti pun tiba pula. Hari apakah itu? Bagi sebelumnya yang uda pernah baca, pasti tahu hari apa yang gue tunggu. Hari 1 Sepetember 2012. Bukan, itu bukan hari jadian gue ma Dedek. Hari jadian gue tu 1 Mei (promosi). Tapi itu adalah hari gue pertama kali kerja (atau pelatihan) di sebuah perusahaan yang menurut gue cukup menjanjikan dari segi perkembangannya di dunia usaha. Namanya adalah Management Trainee.