Jumat, 18 Januari 2013

Brukkk... Lalu Salahku

Hari ini, ada kejadian yang tidak mengenakkan di pabrik, dan sedikit banyak aku turut terlibat dalam kejadian tersebut. Meskipun notabene kesalahanku dikarenakan keterbatasan ku sendiri dalam mengelola begitu banyak orang-orang yang ada. Tapi tentu saja, kesalahan adalah kesalahan. Dan aku kembali terjebak dalam pemikiran. Apakah aku adalah orang yang tepat? Kali ini tidak memikirkan tentang pabrik ini, tapi tentang diriku. Rasa galau kembali ada. Memikirkan apa yang sebaiknya ku lakukan.
Kejadiannya ketika aku hari ini di bagian intake, turut membantu proses shipment. Sekalian belajar. Dan karyawan intakenya kemudian harus cleaning silo, dan aku menyanggupi untuk menjaga proses yang terus berlangsung. Mengawasi begitu banyak truck memang gak gampang, makanya keteledoran menjadi niscaya. Begitulah kejadiannya, kemudian ada salah satu truck yang selesai ngedump, tapi sopirnya gak sadar, dumpnya belum dituruin tuh mobil terus aja jalan, dan akhirnya sekitar 20 meter kemudian, truck tersebut nabrak jembatan pipa, aku juga masih belum tai itu pipa apa, ada yang bilang pipa untuk suplay listrik, ada juga yang bilang untuk pasokan air di pabrik. Entahlah.
Dan karna kejadian itu truck yang mau lewat jadi gak bisa. Kejadian yang sungguh gak mengenakkan sebenarnya. Apalagi tadi para manager sampai turun ke lapangan lihat kondisinya secara langsung. Meskipun sekarang sudah terkendali, jembatan pipanya sudah dibereskan, namun investigasi sepertinya masih terus berlangsung.
Siapa yang salah? Pihak pertama sepertinya sopir yang tidak menyadari bagaimana dia jalan dalam keadaan begitu. Ada yang bilang sopirnya ngantuk, atau bagaimana. Tapi ada sesama sopir yang bilang memang sopirnya yang sedang gak sadar, karna dia jalan dalam posisi seperti itu tentu trucknya akan terasa bergoyang.
Lalu pihak yang turut salah? Security, karna di dekat kejadian ada post security, namun securitynya tidak ada di tempat. Lalu dari bagian intakenya, tapi mereka juga harus segera cleaning silo karena harus segera digunakan. Dan yang terakhir, sepertinya aku.
Tapi supervisor Grain Handling bilang kemungkinan aku bakal ditanya-tanya dari bagian safety, namun hingga sekarang belum ada panggilannya.
Hanya bisa berharap semoga kejadian ini bisa segera selesai dan tidak berlanjut masalahnya. Dan tentu saja semoga tidak terulang lagi, dan tidak mengganggu fokusku untuk terus berkerja
Bismillah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar