Rabu, 03 April 2013

Mengenal White Balance

Kali ini aku akan membahas sedikit tentang white balance yang ada di kamera, white balance ini dimaksudkan untuk mencegah hasil foto yang memiliki warna tidak natural. Dan semoga bisa menjadi informasi yang bermanfaat untuk rekan-rekan sesama pemula di bidang fotografi. 
Dan, selamat bereksplorasi :D


Proses White Balance (WB) pada kamera digital bisa dilakukan secara otomatis oleh kamera, istilahnya adalah auto white balance (AWB), tersedia pada semua kamera digital dari mulai ponsel sampai kamera high-end. Bila hasil dari AWB tidak memuaskan, kita juga bisa memilih berbagai nilai preset WB yang tersedia pada kamera digital. Pada kamera modern bahkan tersedia pilihan untuk melakukan kalibrasi secara manual.
AWB adalah proses internal kamera digital yang secara otomatis akan menyesuaikan terhadap temperatur warna dari sumber cahaya yang ada. Bisa dibilang dalam proses ini kamera "menebak" temperatur warna dari sumber cahaya yang ada, lalu melakukan kompenasasi dengan pergeseran warna seperlunya sehingga warna yang dihasilkan menjadi natural. Mode AWB pada umumnya bisa diandalkan untuk pemakaian outdoor siang dan malam hari dengan atau tanpa flash.
Seberapa baik AWB berkerja ditentukan oleh beberapa faktor, seperti jenis sumber cahaya, suasana dan warna dari objek yang difoto.
Berikut beberapa preset WB yang umum ditemui di kamera digital, diurut dari temperatur terendah sampai dengan tertinggi:

1. Tungsen atau Incandescent (2500-3500K)
Preset ini cocok untuk menkompensasi sumber cahaya seperti lampu pijar yang berwarna kekuningan dan biasanya dipakai untuk memotret indoor tanpa lampu kilat. Bila preset ini dipakai pada sumber cahaya lain hasilnya akan sangat biru.

2. Flourecent (4000-5000K)
Preset yang disesuaikan dengan temperatur warna dari lampu neon. Dipasaran pada umumnya tersedia lampu neon dengan dua pilihan, yaitu warm white dan cool daylight, temperatur warna kedua jenis ini berbeda. Warm white punya temperatur rendah mendekati lampu pijar, sedangkan cool daylight punya temperatur warna mendekati sinar matahari langsung.

3. Daylight (5000-6500K)
Cocok digunakan bila memotret di luar ruangan siang hari dengan sinar matahari langsung.

4. Flash (5600K)
Preset yang disesuaikan dengan temperatur warna dari lampu kilat kamera. Temperatur warna ini dianggap yang paling natural, tidak kebiruan atau kekuningan.

5. Cloudy (6500-8000K)
Preset ini dipakai di siang hari namun kondisi berawan (kadang bila memakai AWB hasilnya agak kebiruan). Preset ini bisa menghasilkan warna yang lebih hangat bila dibanding dengan preset Daylight saat dipakai di siang hari.

6. Shade (8000-10000K)
Preset untuk menghadapi temperatur warna amat tinggi, biasanya terjadi saat berada di bawah bayangan matahari atau kondisi sangat berawan. Gunakan preset shade bila dengan AWB masih mendapati hasil foto yang kebiruan. Bila preset ini dipakai pada sumber cahaya lain, hasilnya akan sangat kekuningan.


Selamat berkarya

@3palizar

Tidak ada komentar:

Posting Komentar