Kamis, 14 Maret 2013

Prinsip Kerja Relai

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, pada posting selanjutnya di label "Belajar" saya ingin mengulang kembali mengenai prinsip beberapa relai yang sering digunakan. Penjelasan-penjelasan ini sebenarnya telah beredar cukup banyak di internet, silahkan dipelajari kembali. Semoga bisa saling menyebarkan manfaat.

Kali ini, saya ingin menjelaskan beberapa tipe ralai yang menggunakan prinsip elektromagnetik.

a. Tipe Plunger (Torak)
Relai ini terdiri dari kumparan berbentuk silinder, yang bagian luarnya dilengkapi dengan rangkaian magnetik dan mempunyai torak yang dapat bergerak bebas ke atas dan ke bawah, bukan ke luar dan ke dalam yah ;)
Bila kumparan yang ada dialiri listrik yang sama besarnya dengan nilai nominal kelistrikan, maka kontaknya akan bergerak ke atas dan menggerakkan beberapa kontaktor.
Kelebihan
1. Dapat digunakan untuk besaran arus AC maupun DC
2. Bentuk konstruksi yang sederhana
3. Waktu reaksi yang cepat
4. Harga relatif murah
5. Dapat diriset secara manual dan otomatis
6. Dapat disetting untuk memperoleh droup out yang tinggi

Kekurangan
1. Terdapat torsi vibrasi bila digunakan pada tegangan AC
2. Tidak dapat dioperasikan terus menerus pada kondisi pick up
3. Pick up akan menjadi lebih kecil pada arus yang bentuk gelombangnya cacat dibandingkan dengan bentuk sinusoida yang simetris
4. Tidak dapat membedakan arah
5. Hanya bereaksi terhadap salah satu besaran listrik saja, yaitu arus dan tegangan


b. Tipe Hinged Armatur
Relai tipe ini memiliki plat dasar sebagai armatur yang salah satu sisinya diikat oleh engsel pada suatu titik yang tetap, sedang sisi yang lain dapat bergerak ke kutub kumparan akibat gaya tarik elektromagnetik. Pada armatur terdapat kontaktor gerak yang juga akan mengenai kontaktor tetap apabila armatur pick up.

Kelebihan:
1. Dapat digunakan untuk besaran AC dan DC
2. Bentuk kontruksinya sederhana
3.Waktu reaksinya cepat
4. Harganya relatif murah
5. Dapat diriset secara manual maupun otomatis
6. Dapat memiliki banyak kontaktor
7. Tekanan kontaknya baik

Kekurangan:
1. Perbandingan antara droup out dan pick up rendah
2. Droup out dan pick out tidak bisa disetting secara teliti
3. Hanya bereaksi terhadap satu besaran listrik antara arus ataupun tegangan


c. Tipe Induction Disk
Elemen relai ini memiliki piringan metalic yang terbuat dari tembaga atau alumunium yang dapat berputar diantara celah-celah elektromagnetik. Ada dua metode yang umum digunakan untuk menggerakkan relai tipe ini, yaitu:

1. Shaded Pole Method
Sebagaian dari kutub elektromagnetik dihubung singkat dengan menggunakan cincin tembaga atau kumparan, yang mengakibatkan terjadinya selisih sudut fasa antara fluksi yang melalui cincin dengan fluksi yang tidak melalui cincin.

2. Wattmeter Method
Digunakan satu set kumparan di atas piringan dan satu set lagi berada di bawah piringan tersebut. Arus yang mengalir pada kumparan utama memproduksi fluksi yang mengalir melalui priringan.


d. Induction Cup
Roda relai tipe ini terdapat suatu rotor alumunium yang berbentuk silinder yang ditengahnya terdapat inti magnetis, sehingga alumunium tersebut dapat berputar bebas diantara kutub salient dan inti magnetis


Kelebihan:
1. Torsinya halus pada tegangan AC dan tidak ada vibrasi
2. Kecepatannya tinggi
3. Dapat dioperasikan untuk satu besaran, untuk jumlah ataupun selisih dua besaran, dan untuk perkalian antara kedua besaran dengan sinus sudut apit antara fluksi yang dihasilkan oleh kedua besaran tersebut
4. Dapat dioperasikan terus menerus pada kondisi pick up
5. Nilai drop off yang tinggi
6. Dapat mengontrol arah
7. Pick up sama untuk besaran gelombang berebentuk offset maupun untuk gelombangan bolak balik yang simetris
8. Karakteristiknya stabil
9. Kontruksinya sederhana

Kekurangan:
1. Tidak dapat digunakan untuk tegangan DC
2. Kerjanya dipengaruhi oleh frekuensi
3. Pada setting yang sensitif, kontaktornya dapat bergetar ketika penutupan akibat adanya shock


Di posting berikutnya, rencanya akan dibahas kembali mengenai beberapa tipe relay, seperti Ground Fault Relay, Restricted Earth Fault Relay dan lain-lain.
Semoga bisa saling menyebarkan manfaat. :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar