Rabu, 20 Maret 2013

Ground Fault Relay and Restricted Earth Faulth Relay

Seperti telah disebutkan sebelumnya, maka tentang relay akan dilanjutkan dengan beberapa tipe relay. Dan kali ini yang ingin dibahas adalah dua tipe relay, yaitu Relai Hubung Tanah dan Relai Gangguan Tanah Terbatas, atau dalam bahasa inggrisnya kedua relay ini disebutkan seperti pada judul. 
Berikut sedikit penjelasan mengenai kedua relai ini.
1. Ground Fault Relay
Pada dasarnya relai ini tak lain merupakan relai arus lebih. Jadi relai ini bertugas untuk mengamankan gangguan hubung singkat fasa ke tanah.
FYI, arus gangguan fasa ke tanah dipengaruhi oleh pentanahan sistem, artinya dipengaruhi oleh besarnya impedansi pentanahan titik netral transformator daya yang mensuplay.
Sistem pentanahan di Indonesia terbagi atas beberapa sistem, yaitu:
a. Ungrounded, atau sistem pentanahan mengambang untuk tegangan 6-12 kV
b. Pentanahan dengan nilai tahanan rendah untuk sistem tegangan 20 kV (3 fasa, 3 kawat)
c. Pentanahan dengan nilai tahanan berkisar 500 ohm
d. Pentanahan langsung untuk tegangan 20 kV (3 fasa, 4 kawat)

2. Restricted Earth Fault Relay
Relai ini hanya terpasang pada transformator tenaga yang titik netralnya ditanahkan langsung atau melalui tahanan dan berfungsi untuk membantu relai diferensial dalam mengamankan dari gangguan tanah di dalam belitan transformator.
Relai ini diperlukan karena sensitifitas relai diferensial sangat terbatas, terutama untuk mendeteksi terjadinya hubungan singkat di dekat titik netral. Apabila terjadi gangguan tanah di luar daerah pengamanan, maka tidak ada flow arus di relai. Tetapi bila terjadi gangguan tanah di dalam daerah pengamanan, maka akan timbil arus yang mengalir di relai.
Ada dua jenis gangguan, yaitu:
a. Relai arus lebih instantaneous biasa
b. Relai diferensial berimpedansi tinggi

Bila digunakan relai diferensial berimpedansi tinggi, maka pada kondisi gangguan tanah internal akan timbul suatu tegangan yang tinggi pada terminal relai. Untuk mengamankannya makan digunakan tahanan non linear atau yang disebut dengan varistor. Varistor ini sifatnya membatasi tegangan, yaitu harga resistansinya akan menurun makin kecil bila terkena tegangan yang tinggi.



-----------------------------

Sekian dulu mengenai pembahasan kedua jenis relai ini, selanjutnya akan diposting mengenai relai arus lebih. Relai yang berkerja berdasarkan adanya kenaikan arus.
Bertepatan dengan berkumandangnya adzan magrib untuk daerah Cilegon dan sekitarnya.
Selamat belajar kembali, semoga kita tidak lelah untuk selalu mencari ilmu demi kebaikan.

Masjid Akbar, Garut
Salah satu pengalaman indah bisa berkunjung kesini dan melihat keramahan warga Garut. Masjid ini juga menjadi salah satu objek wisata ruhani yang recomended

Tidak ada komentar:

Posting Komentar